Selasa, 04 Desember 2012

Kasus Bupati Aceng: melecehkan lembaga perkawinan

"Pas saya beli ternyata 'lho, tidak sesuai speknya,' ya nggak apa-apa dikembalikan," kata Aceng HM Fikri, Bupati Garut. Astaghfirullahal'adziem.... Na'udzubillah mindzalik.... Sesimpel dan 'sekerdil' itu pemikiran seorang Bupati menyikapi sebuah pernikahan? Ini benar-benar perilaku yang bebal, tidak tahu malu, dan sungguh merendahkan martabat dan melecehkan lembaga perkawinan. Terlebih dengan komentar: "Saya sudah keluar uang hampir habis Rp 250 juta, hanya nidurin satu malam. Nidurin artis saja tidak harga segitu," kata Aceng kepada majalah detik, Sabtu (1/12/2012). Bupati Aceng dikabarkan meminta uangnya kembali dari Fany Octora (FO) (18). Apa bedanya yang dilakukan Aceng dengan mendatangi tempat komersial seks? Agama menjadi bungkus bagi nafsu birahinya agar merasa sah berhubungan dengan FO. Nikah siri, lalu setelah 'berhubungan' cerai.

Saya bukan ahli agama, tetapi ketika agama menjadi kedok perilaku emacam yang dilakukan Aceng itu, batin ini berontak. Tidak bisa menerima dengan nyaman alasan-alasan yang diberikan. Terlalu! meminjam istilah Bang Rhoma Irama. Apakah memang agama memberikan semacam 'window dressing' atau 'exit window' semacam nihak siri yang dilakukan Aceng untuk memberikan 'jalan sah dan halal' demi memenuhi keinginan hasrat pada seorang perempuan? Kalau demiikian, setelah cerai dari Aceng si FO bisa dong dinikahi orang lain... atau sebaliknya Aceng menikahi siri perempuan lain.... sehari, dua hari atau beberapa hari kemudian cerai? ini logika sederhana dari alasan-alasan yang dibuat Aceng. "Yang nggak apa-apa dikembalikan" ... ini sungguh alasan dungu dari seorang yang menjabat Bupati.

Undang-undang memang tidak mengatur bagaimana perilaku Bupati Aceng dikenai sangsi Yang ada sangsi moral dari masyarakat. Tapi yang namanya sangsi moral tidak lah berkekuatan hukum. Dan, ketika nilai-nilai makin dipersepsi ralatif, apakah itu nilai kesusilaan, keagamaan, adat yang menjadi common sense masyarakat, maka orang-orang dengan kedunguan seperti Bupati Aceng akan banyak bermunculan. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar